Postingan

Gambar
 Jogja : Tentang Sebuah Takdir Senja pertama di Jogja. Apakah kau tau? Bahwa aku tak pernah kecewa dengan senja. Bahkan pada saat dia menyuguhkan peristiwa menyedihkan sekaligus. Bahkan ketika senja membuatku harus menelan harap dalam-dalam. Tapi aku tetap saja suka padanya. Lewat semburat jingga yang membuat aku tenang dan mengenang. Sama seperti sore kala itu. Di salah satu sudut senja aku kembali terpana. Saat untuk pertama kalinya aku melihat senja di sisi lain bumi ini, di Jogja Ternyata benar, orang-orang tidak berbohong tentang senja di Jogja yang menghanyutkan siapa saja. Senja menghangatkan, memeluk muda-mudi dan siapa saja yang setia menantikannya. Senja menjadi tempat pulang sebagian orang. Manakala lelah sudah menghampiri disebabkan aktivitas sepanjang hari. Senja menjadi tempat kenang sebagian orang, manakala pertemuan belum menjadi nyata. Senja pun menjadi harap bagi sebagian orang, manakala putus asa tak ada habisnya namun senja menjanjikan esok yang lebih baik. Apa-...

JIKA KAMU

JIKA KAMU MENDAPAT PERTANYAAN SEPERTI INI, K AMU AKAN JAWAB APA? Malam ini seorang teman bertanya : “Kamu kalo suka dengan seseorang (lawan jenis) biasanya karena apa sih? Apa yang kamu lihat dari sosoknya?” Seketika pikiran ku menerawang jauh. Layar handphone kubiarkan berkedip lama. Aku bingung ingin menjawab apa. Jujur saja, Aku belum pernah sejatuh itu pada seseorang. Berada pada tingkatan kagum pada seseorang saja, sangat jarang kurasakan. Konon lagi itu rasa ‘suka’ lalu apa namanya, cinta? Sungguh ini pertanyaan yang cukup serius dan sangat sulit untuk dijawab. Aku tak ingin temanku salah dalam mengartikan cinta. Namun, pengalaman ku sangat nihil untuk dibagikan soal ini. Baiklah, akan ku coba pikirkan. Seperti apa kiranya seseorang yang dapat memikat hatiku. “Eum, gimana ya, mungkin orang yang perhatian dengan diriku”. Agak naif sebenarnya untuk menjawab ini. Wanita mana sih yang secara umum gak baper diberi perhatian sama seseorang. Sepertinya benar, Aku harus mulai m...

PENOLAKAN

Melisa Rinarki Harahap Setiap kita pasti pernah merasakan penolakan. Ditolak lamaran kerjanya. Ditolak permintaan maafnya. Ditolak kerja samanya. Ditolak permohonan dana untuk suatu kegiatan. Atau bahkan ditolak cinta dan   kehadirannya disisi orang lain. Dan masih banyak jenis penolakan lain yang mungkin menggores kekecewaan di hati.  Entah itu secara fisik maupun psikis. Entah itu secara langsung ataupun melalui kata-kata dan sindiran. Semua itu tetap dapat dikatakan menyakitkan. Sebenarnya tak ada yang salah dalam penolakan. Bahkan penolakan dapat menjadi kebenaran dan pilihan terbaik dalam beberapa hal. Seperti kisah Rasullulah yang diajak kafir Quraisy untuk bekerja sama dalam beribadah. Namun, Rasul menolak. Rasul memberikan penolakan yang sangat menyakitkan. Hingga Allah  Subhanahu wa ta’ala  menurunkan firman-Nya dalam surah Al-Kafiruun. “Lakum dii nukum waliyadiin” Untukmu agamamu dan untukku agamaku (Al-Kafirun : 6) Lantas, begitu juga ...

SENI DALAM BERSAHABAT

Melisa Rinarki Harahap  "Amal yang paling berharga dan kuandalkan adalah mencintai orang-orang shaleh" (Imam Mathraf bin Asy Syukhair) Manusia hidup dalam lalu lalang manusia yang lain. Maka dalam hidup kita akan bertemu dengan 3 jenis manusia. Pertama , orang yang sangat kita kenal. Kedua , adalah mereka yang hanya sekedar kenal. Dan yang ketiga adalah orang-orang yang tidak kita kenal. Jenis orang pertama lah yang dikatakan sahabat . Persahabatan memang indah. Saat kita memiliki seseorang yang mengerti dengan apa adanya. Dan ternyata, persahabatan yang berlandaskan karena Alah adalah salah satu pengikat yang paling kokoh dan salah satu pintu kebaikan. Mungkin kita bisa hidup tanpa seorang sahabat, tapi tidak dapat dihindarkan bahwa kehidupan itu terasa hampa. Orang normal yang hati dan perasaannya benar-benar tumbuh, takkan bisa hidup tanpa orang yang dicintai. Satu hari saja kita belum tentu mampu melewati aktivitas tanpa bersama orang yang kita cin...

ALASAN UNTUK MENGELUH

ALASAN UNTUK MENGELUH Oleh : Melisa Rinarki Harahap Hidup terkadang begitu menyesakkan. Sehingga rasa-rasanya waktu sehari 24 jam terasa kurang untuk meraih apa-apa yang menjadi targetan. Disamping kelelah-letihan itu semua masih sempat tercetus dalam lisan manusia, kata "Ahh, ya Allah aku capek" misalnya. Yang pada dasarnya jenis kata seperti itu mengandung indikasi keluhan terhadap keadaan yang terjadi. Walaupun padanan kata yang digunakan berbeda, seperti "Andai saja aku...." namun tujuan makna yang dimaksud adalah sama yakni mengeluh. Sejatinya mengeluh bagi seorang muslim adalah termasuk salah satu kurangnya adab pada Allah Subhanallahu wa ta'ala. Walaupun tentang sifat berkeluh kesah ini sangat sulit dihindari oleh tabiat manusia. Allah berfirman bahwa : " Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir". (Q. S Al Maariij: 19) Maka ayat diatas janganlah kita jadikan dalil bahwa mengeluh layak kita jadikan sebagai sifat...

Syarat-syarat diterimanya Doa

Oleh : Melisa Rinarki Harahap Manusia adalah makhluk yang tak luput dari keinginan dan kebutuhan dalam menjalani roda kehidupan. Untuk itu, manusia kerap kali meminta apa yang di inginkannya kepada Sang Pencipta dalam bentuk doa. Apalagi bagi seorang muslim sudah selayaknya untuk terus berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala walaupun hanya meminta hal-hal terkecil dalam kehidupan. Karena sejatinya kita harus melibatkan Allah dalam keadaan apapun. Namun, sering kali banyak yang mengeluh akibat doa yang belum kunjung terkabul. Maka penting bagi kita untuk mengetahui apa saja syarat-syarat terkabulnya/ diterimanya doa.  1. Memakan makanan yang halal Memakan makanan yang adalah adalah syarat pertama bagi terkabulnya doa lho. Karena apa yang kita makan akan menjadi darah daging kita. Dan ketika kita memakan makanan yang tidak halal itu dapat membuat hati kita kotor yang akan menjadi penghalang terkabulnya doa. 2. Berdoa dengan penuh keyakinan akan di terima oleh Allah Apapun doa yang ki...

Kewirausahaan? Apa sih itu?

Gambar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh Perkenalkan aku Melisa salah satu manusia yang sedang belajar hehe. Aku mau berbagi sedikit ni mengenai tugas kuliah ku. Mohon tanggapan nya yaaaa :) Ketika mendengar kata wirausaha rasanya tuh berat banget dan juga buat kita males untuk mencari lebih lanjut. Hal ini khususnya yang terjadi sama aku. Padahal tau gak teman-teman bahwa wirausaha adalah cara sukses di usia muda loh. Pada penasaran kan hehe Menyangkut hal ini semua, pada dasarnya wirausaha sering di kaitkan dengan marketing dan bisnis. Ya gak jauh-jauh sih sama jualan. Begitu agak nya pemikiran yang terlintas di benak banyak orang ketika mendengar kata kewirausahaan. Dari yang jualan online, buat kerajinan dari bahan bekas hingga usaha rumahan lain nya yang terkadang membuat kita bosan dan tidak tertarik. Lebih dari itu, sebenarnya kita bisa berkarya secara global dan milenial. Di tambah lagi perkembangan digital pada era sekarang ini. Apa saja bisa di jadikan uang. Melalui ...